16 Sep 2026

RAGAM — Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bukittinggi menghadirkan inovasi Sistem Informasi Kontrol Keuangan Anggaran Kas (KOKAS) sebagai solusi dalam meningkatkan efektivitas pengendalian dan pemantauan pengelolaan keuangan perangkat daerah.

Inovasi KOKAS ini diinisiasi oleh Kasubbag Perencanaan dan Keuangan BKPSDM Kota Bukittinggi, Melani Rahmadanty, S.Kom., M.I.Kom., sebagai bentuk aksi perubahan dalam rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Melalui inovasi tersebut, BKPSDM berupaya menghadirkan sistem pengelolaan anggaran yang lebih terintegrasi, mudah dipantau, serta mampu mendukung percepatan realisasi dan penyusunan laporan keuangan Tahun Anggaran 2026.

Kepala BKPSDM Kota Bukittinggi, Indra Hartati, SKM., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap lahirnya inovasi KOKAS sebagai bentuk komitmen organisasi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan.

“Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan merupakan kebutuhan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Dengan adanya KOKAS, proses pengendalian anggaran dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan transparan sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.”

KOKAS, Inovasi Digital untuk Pengendalian Anggaran Kas

Sistem Informasi Kontrol Keuangan Anggaran Kas (KOKAS) dikembangkan sebagai instrumen pengendalian keuangan yang membantu perangkat daerah dalam melakukan monitoring terhadap pagu anggaran, rencana anggaran kas, realisasi belanja, ketersediaan sisa anggaran, serta penyajian laporan keuangan.

Melalui sistem ini, proses pencatatan dan pemantauan keuangan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga membantu mengurangi risiko kesalahan administrasi serta meningkatkan kualitas pertanggungjawaban pengelolaan anggaran.

Pengembangan sistem ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan mekanisme kontrol keuangan yang lebih sederhana, cepat, dan dapat memberikan informasi secara real time kepada pengelola anggaran. KOKAS hadir untuk menjawab kebutuhan akan sistem pengendalian keuangan yang lebih tertata. Dengan informasi yang tersedia dalam sistem, pengelola kegiatan dapat lebih mudah melakukan monitoring terhadap progres anggaran dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai perencanaan.

Perkuat Kolaborasi Antar Perangkat Daerah

Sebagai bagian dari proses pengembangan dan penyempurnaan inovasi, BKPSDM Kota Bukittinggi melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis KOKAS kepada beberapa perangkat daerah.

Bimbingan teknis dilaksanakan kepada Tim Digitalisasi KOKAS, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pengenalan inovasi kepada perangkat daerah seperti Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Sekretariat Daerah Kota Bukittinggi, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bukittinggi.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pengelola keuangan seperti PPK, PPTK, Bendahara, serta staf yang membidangi pengelolaan keuangan, dengan tujuan memperoleh masukan, penyempurnaan sistem, serta membangun sinergi dalam keberlanjutan implementasi KOKAS.

Menuju Tata Kelola Keuangan Pemerintah yang Lebih Modern

Melalui penerapan KOKAS, BKPSDM Kota Bukittinggi berharap pengelolaan keuangan pemerintah daerah dapat semakin tertib, transparan, dan berbasis data.

Inovasi ini tidak hanya menjadi sebuah aplikasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Ke depan, BKPSDM Kota Bukittinggi akan terus melakukan evaluasi, pengembangan, dan pendampingan penggunaan KOKAS agar manfaat inovasi ini dapat dirasakan secara luas oleh seluruh perangkat daerah serta mendukung terwujudnya pemerintahan digital yang semakin berkualitas.

(Humas BKPSDM Kota Bukittinggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *