18 Apr 2026

RAGAM – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama DPRD Bukittinggi, dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Indonesia, dalam rangka HUT RI ke 79 tahun 2024. Paripurna istimewa dilaksanakan di Gedung DPRD, Jumat, 16 Agustus 2024. diikuti Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah dan sejumlah Kepala SKPD.

Ketua DPRD sementara Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan, rapat paripurna mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden RI menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

“Kini, setelah 79 tahun Indonesia merdeka, kita wajib melanjutkan semangat para pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia, untuk bekerja nyata mengisi kemerdekaan, bekerja nyata memenuhi janji-janji kemerdekaan dan untuk bekerja mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”ungkapnya

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyampaikan, momentum peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan adalah wahana introspeksi dan mawas diri untuk meninjau kembali makna kemerdekaan dalam perjalanan kehidupan kebangsaan apakah dalam usaha menuju cita-cita bangsa telah bergerak maju, masih stagnan, atau justru mundur ke belakang. Terlebih Indonesia telah mencanangkan cita-cita besar, melompat menjadi negara berpenghasilan tinggi setara dengan negara-negara maju pada tahun 2045.

Terkait hal itu, cita-cita besar tersebut memerlukan komitmen bersama yang sudah dimulai oleh Presiden Joko Widodo dengan menetapkan dua strategi prioritas menuju Indonesia Emas 2045, yakni melalui hilirisasi industri, dan pengembangan sumber daya manusia.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Bapak Prof. DR. K.H. Ma’ruf Amin, yang terus mendorong Indonesia bergerak maju dan membuktikan sebagai negara yang besar,”ujarnya

Maka kepada Presiden dan Wapres Terpilih Periode 2024-2029, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selain ucapan selamat atas mandat yang diberikan rakyat Indonesia, Ketua MPR juga mengharapkan kesinambungan pembangunan nasional. “Momentum tersebut, perlu terus dijaga dan pelihara bersama. Mengingat, tugas tersebut tentu tidaklah ringan, karena tantangan akan terus datang baik dari dalam maupun dari luar,”ungkapnya.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan, 17 Agustus 2024, adalah 79 tahun Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Sudah 79 tahun, bangsa dan negara ini membangun di berbagai bidang politik, hankam, sosial, ekonomi, budaya, religi, hak asasi manusia, lingkungan hidup, dan lain sebagainya. Untuk itu, Kita ucapkan terimakasih atas upaya setiap pemerintahan untuk membangun Indonesia dan mengatasi tantangan di zamannya.

“Terima kasih, kita sampaikan juga kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, yang akan segera berakhir masa tugasnya, atas upaya dan kerjanya selama 10 tahun ini, dalam membangun Indonesia,” ungkapnya

Puan menambahkan, pembangunan nasional ke depan, memiliki sejumlah agenda strategis. Untuk itu perlu dipersiapkan dan memperkuat Sumber Daya Manusia Indonesia yang siap menghadapi perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi, persaingan global, ekonomi digital, ekonomi disruptif dan generasi muda yang terus bertumbuh dengan karakternya.

“Agenda strategis ke depan lainnya adalah Pembangunan Ibu Kota Nusantara. Keberhasilan Pembangunan Ibu Kota Negara, selain membutuhkan perencanaan dan manajemen sumber daya yang baik, skenario pembiayaan yang berkelanjutan, dukungan investasi, juga akan sangat ditentukan oleh dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan seluruh anak bangsa, untuk dapat selaras dalam memaknai Ibu Kota Negara sebagai agenda kita bersama dalam membangun ekonomi Indonesia masa depan dan momentum dalam melaksanakan paradigma pemerataan pembangunan nasional,”ujarnya

Presiden RI, Joko Widodo dalam pidatonya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada, yang selama 10 tahun ini telah kuat bersama-sama melintasi tantangan demi tantangan, menapaki langkah demi langkah, dan menghadapi terjadinya perubahan demi perubahan serta mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru, dengan pembangunan yang Indonesiasentris, membangun dari pinggiran, membangun dari desa, membangun dari daerah terluar.

“Selama 10 tahun ini kita telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru, dengan pembangunan yang Indonesiasentris. Sampai saat ini kita telah membangun 366 ribu kilometer jalan desa, 1,9 juta meter jembatan desa, 2.700 kilometer jalan tol baru, 6.000 kilometer jalan nasional, 50 pelabuhan dan bandara baru, serta 43 bendungan, dan 1,1 juta hektare jaringan irigasi baru. Dengan pembangunan itu, kita berhasil menurun-kan biaya logistik dari sebelumnya 24% menjadi 14% di tahun 2023. Kita bisa meningkatkan daya saing dari sebelumnya peringkat 44 menjadi peringkat 27 di
tahun 2024,”ungkapnya

Presiden juga menyampaikan, Indonesia merupakan satu dari sedikit negara yang mampu pulih lebih cepat, bahkan terus bertumbuh. Pertumbuhan ekonomi kita terjaga di kisaran 5 persen, walau banyak negara tidak tumbuh, bahkan melambat. Wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku justru mampu tumbuh di atas 6 persen dan Maluku Utara mampu tumbuh di atas 20 persen.

“Inflasi juga terkendali di kisaran 2 hingga 3 persen saat banyak negara mengalami kenaikan yang luar biasa, bahkan ada yang mencapai lebih dari 200 persen. Angka kemiskinan ekstrem mampu kita turunkan dari sebelumnya 6,1 persen menjadi 0,8 persen di tahun 2024. Angka stunting juga mampu kita kurangi dari sebelumnya 37 persen menjadi 21,5 persen di tahun 2023. Tingkat pengangguran juga mampu kita tekan dari sebelumnya 5,7 persen menjadi 4,8 persen di tahun 2024,” jelasnya.

Jokowi hadir menggunakan baju adat dari betawi. Sedangkan Wapres Ma’ruf Amin juga sudah tiba untuk mengikuti Sidang Tahunan MPR mengenakan pakaian daerah Palembang.
(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *