19 Apr 2026

RAGAM – Pemerintah Kota Bukittinggi mulai proses pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) termal dengan teknologi pirolisis. Peletakan batu pertama dilaksanakan di kawasan kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kamis, 18 Juli 2024.

Wali Kota Bukittinggi, diwakili Sekda, Martias Wanto, didampingi Kadis PU, Rahmat AE, Kadis Perkim, Ebyuleris serta perwakilan DLH, menjelaskan, TPST merupakan tempat pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan dan pemrosesan akhir sampah.

Pembangunan TPST ini, telah direncanakan pada 2023 lalu oleh Dinas Lingkungan Hidup. Selanjutnya, pembangunannya direalisasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun ini, dengan anggaran Rp2,8 M.

TPST Bukittinggi ini, menggunakan sistem termal, yang digadang-gadangkan pertama di Sumbar yang menggunakan teknologi pirolisis. TPST ini, menjadi salah satu upaya Pemko untuk dapat meminimalisir persoalan sampah di Bukittinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *