RAGAM – Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bukittinggi, di Lapangan Wirabraja, Jumat, 9 Februari 2024
Sekda Kota Bukittinggi, Martias Wanto, selaku Ketua LPTQ Bukittinggi, menjelaskan, MTQ Nasional ke 41 Tingkat Kota Bukittinggi ini, mengangkat tema, “Kita bangun generasi qur’ani yang cerdah dan berakhlakul karimah menuju Bukittinggi hebat”. Kecamatan Aur Birugo Tigobaleh dipercaya sebagai tuan rumah MTQ. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 9 Februari hingga 10 Februari 2024 di beberapa lokasi.
“MTQ ke-41 ini diikuti 348 orang kafilah terdiri dari 119 orang kafilah Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, 110 orang KafilahA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, dan 119 orang kafilah Kecamatan Guguk Panjang,” jelasnya.
Sekda menambahkan, pelaksanaan MTQ ini dilaksanakan pada 10 lokasi di Kecamatan ABTB, dan ada sepuluh cabang yang diperlombakan yaitu Tilawah remaja dewasa dan qira’at mujawwad, tartil dasar menengah dan umum, MSQ khutbah jum’at, tilawah TK dan anak-anak, MHQ 1,5 juz tilawah, Qiraat muratal remaja dan umum, kitab standar dan tafsir bahasa Arab,Inggris dan Indonesia, MHQ 1,5 non tilawah 10 dan 20 juz, serta MFQ dan kaligrafi. Pelaksanaan MTQ ini dilaksanakan pada 10 lokasi di Kecamatan ABTB
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, kegiatan Musbagah Tilawatil ini untuk meningkatkan minat dan juga melatih bakat dari generasi muda agar kelak lebih peka dan mampu meningkatkan iman dan nilai spiritual serta dapat meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap pentingnya mendalami serta mengasah ilmu dibidang agama, dalam rangka mencapai visi mulia kota kita yaitu menjadikan Kota Bukittinggi Hebat yang berlandaskan adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah.
“Sebagai bentuk menunaikan janji kami kepada mayarakat dibidang keagaamaan, anggaran untuk menunjang kegiatan keagamaan setiap tahun selalu kita tingkatkan, diantaranya hibah kepada masjid dan mushalla, serta lembaga keagamaan yang ada di bukittinggi serta tambahan penghasilan untuk seluruh guru MDA/TPA, TPQ, pondok pesantren serta seluruh guru honor yang ada di Bukittinggi,”
Wako menambahkan, Kota Bukittinggi tahun 2025 akan menjadi tuam rumah MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat tentu ini merupakan sebuah kesempatan yang membanggakan bagi Kota Bukittinggi, dan tentunya perlu kebersamaan kita untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik yang diiringi dengan prestasi yang membanggakan kita semua.
“mari kita semua saling bahu membahu untuk menyiapkan perhelatan akbar ini, semoga keinginan kita sebagai tuan rumah yang baik dapat kita raih dengan sempuna,” ungkapnya
(**)
