Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait dengan inflasi sebagai salah satu upaya dalam mengendalikan inflasi yang terjadi di daerah. Rakor ini berlangsung secara virtual di Bukittinggi Command Center (BCC). Senin, 21 Agustus 2023.
Sejak tahun 2023 angka inflasi Kota Bukittinggi tidak lagi menjadi yang tertinggi di Indonesia. Upaya pengendalian terus dilakukan Pemko Bukittinggi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah, sehingga inflasi Kota Bukittinggi pada tiga bulan terakhir, mulai Mei hingga Juli 2023, berada jauh di bawah rata rata angka inflasi nasional.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, didampingi Kabag Perekenomian dan SDA Setdako, Ahda Hidayat, menyampaikan, inflasi Bukittinggi terus ditekan jauh di bawah rata rata nasional. Pada bulan Juni dikarenakan faktor libur sehingga banyak aktivitas perdagangan pakaian menaikkan laju inflasi Kota Bukittinggi naik menjadi 2,47 persen, namun jauh di bawah rata rata nasional yang berkisar pada angka 3,08 persen.
Angka inflasi Bukittinggi bulan Desember tercatat 7.49 persen. Sejak saat itu, dengan upaya yang dilakukan, angka inflasi Bukittinggi terus menurun penurunan hingga 2.47 persen pada bulan Juli 2023.
(**)
