18 Apr 2026

Pemerintah Kota Bukittinggi gelar upacara bendera peringati hari otonomi daerah dan hari pendidikan nasional 2023. Upacara yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi ini, dilaksanakan di Halaman Balaikota, Selasa, 2 Mei 2023.

Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Ferizal, selaku inspektur upacara, membacakan pidato Mentri Dalam Negri dalam rangka peringatan hari otonomi daerah ke 27 tahun 2023. Dalam pidato itu, Mendagri menyampaikan tema “otonomi daerah maju Indonesia unggul”.

Peringatan hari otonomi daerah dimaknai untuk kembali merefleksi esensi filosofi dari ditetapkannya Otonomi Daerah yang saat ini genap 27 tahun dengan tujuan medesentrasilisasikan sebagian kewenangan daerah sejatinya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiscal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang ada.

Setelah 27 tahun berlalu, menurut Mendagri otoda mempunyai dampak positif, hal ini dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan adanya peningkatan Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asili Daerah (PAD), dan Kemampuan Fiskal Daerah. Namun tujuan Filosofi Otonomi belum sepenuhnya tercapai.

Berdasarkan data Dijen Keuangan Daerah Kemendagri selama kurun waktu tersebut, terdapat beberapa Daerah PAD nya masih dibawah 20 persen dan menggantungkan keuangannya dari Pemerintah Pusat melalui Dana Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD). Untuk itu diimbau agar daerah dengan PAD rendah, untuk melakukan terobosan dan inovasi menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD, bahkan melebihi TKDD tanpa melanggar aturan dan norma sekaligus bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, untuk peringati Hari Pendidikan Nasional, Kajari juga membacakan pidato Mentri Pendidikan, yang menyampaikan, selama tiga tahun terakhir, perubahan besar terjadi di Indonesia. Sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan membawa Indonesia semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang sctinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

Dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan perluasan program beasiswa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekarang jauh lebih terbuka. Dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi.

Mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan.

(**)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *