Ragam, Bukittinggi — Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bukittinggi, peringati HUT ke 49. Kegiatan ini dilaksanakan dengan jalan sehat dari depan rumah dinas wako, menuju Jam Gadang, Minggu (04/06).
Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, menyampaikan, perawat Kota Bukittinggi diminta untuk tingkatkan komitmen dan kesepahaman, aktif dalam mengatasi masalah kesehatan guna mencapai tujuan percepatan pembangunan kesehatan dalam mencapai Indonesia sehat. Mereka yang tergabung dalam PPNI juga diharapkan dapat memberikan pelayanan yang responsif.
“Perawat merupakan tenaga kesehatan profesional yang bertugas memberikan perawatan kepada pasien. Perawat adalah orang yang mendapat pendidikan khusus untuk merawat orang yang sakit/pasien,” ungkapnya.
Profesi perawat, lanjutnya, senantiasa dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang responsif dan akuntabel. Terlebih masyarakat saat ini lebih kritis dan lebih mengharapkan kenyamanan dan kepuasan di dalam menerima layanan keperawatan.
Wali Kota Bukittinggi, melalui Kepala Dinas Kesehatan, Linda Faroza, menyampaikan, melalui momentum HUT PPNI ke – 49, ke depannya tenaga medis khususnya profesi perawat Kota Bukittinggi harus dapat berperan sesuai dengan fungsinya serta dapat terus menerus meningkatkan mutu pelayanan. Sehingga perawat dapat melakukan kewajibannya sesuai standar profesi, standar pelayanan keperawatan dan SOP yang ada.
“Selamat HUT PPNI ke-49, bagi seluruh anggota PPNI di Kota Bukittinggi. Melalui peringatan HUT PPNI ini, kiranya seluruh perawat yang ada di Kota Bukittinggi dapat menjalankan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Sikap sabar, tetap tersenyum, dan tekad yang kuat untuk merawat orang yang sakit adalah tugas yang sangat mulia. Maju terus perawat Indonesia, perawat sejahtera dengan dedikasi yang tinggi sehingga menjadi perawat yang terampil dan profesional,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DPD PPNI Bukittinggi, Ns. Aldo Yuliano, menjelaskan, HUT ke-49 Persatuan Perawat Nasional Indonesia, mengangkat tema “Gapai Sejahtera Dengan Profesionalisme”. Dalam peringatannya, PPNI gelar serangkaian kegiatan, yang diawali dengan jalan santai dari Jam Gadang dan kembali finish di jantung Kota Bukittinggi itu.
“Anggota PPNI Kota Bukittinggi saat ini berjumlah 1450 orang. Semua tersebar di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Bukittinggi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada setiap pasien dan aktif untuk percepatan pembangunan kesehatan dalam mencapai Indonesia sehat,” pungkasnya.
(*)
